Rabu, 05 Desember 2012

Dilema 2012



Sebuah film omnibus yang terdiri dari lima cerita yang menggambarkan sisi gelap Jakarta .
Sigit (Slamet Rahardjo), mantan penjudi yang di masa mudanya merajai kasino illegal di Jakarta. Di usia senjanya, Sigit mencoba memperbaiki hubungannya dengan keluarganya dan mengambil lagi harga dirinya yang hilang bertahun-tahun lalu. Satu-satunya cara yang ia ketahui adalah dengan kembali berjudi. Sigit kembali berjudi di kasino, tetapi bukan untuk uang ataupun ego, melainkan untuk sesuatu yang lebih penting, meskipun harus berhadapan dengan Gilang (Ray Sahetapy), musuh bebuyutannya di meja judi.
Ario (Ario Bayu), polisi muda idealis, baru diangkat menjadi reserse. Hari pertamanya berpatroli bersama seorang polisi senior bernama Bowo (Tio Pakusadewo), membuat ia sadar bahwa penegakan hukum di Jakarta, tidaklah hitam putih seperti yang ia bayangkan. Hari ini, Ario harus memilih apakah ia tetap mau menjadi polisi yang menjunjung tinggi hukum, atau seorang polisi yang realistis dan berkompromi dengan keadaan.
Ibnu (Baim Wong), karena pengaruh lingkungan, menjadi ekstremis dan bersedia melakukan apa saja demi agama dan paham yang ia percayai. Padahal ia tidak tahu bahwa ia sedang dimanfaatkan oleh sahabatnya sendiri, Said (Winky Wiryawan), yang mempunyai rencana lebih besar dalam melakukan aksi-aksi mereka. Hari ini Ibnu belajar bahwa memeluk kepercayaan tidak berarti harus mengangkat senjata untuk membelanya.
Adrian (Reza Rahadian) arsitek sukses di Jakarta. Ia selalu bangga dengan kenyataan bahwa ia adalah seorang anak yatim piatu yang tumbuh di panti asuhan tetapi bisa meraih sukses dengan usahanya sendiri. Adrian bertemu dengan Sonny Wibisono (Roy Marten), bos besar di Jakarta. Adrian sadar bahwa seluruh hidupnya adalah palsu. Ia hanyalah baut di sebuah mesin konspirasi yang besar.
Dian (Pevita Pearce), remaja yang memiliki wajah cantik, otak cerdas dan keluarga kaya. Sejak ibunya meninggal dunia, dunianya seakan runtuh, Ayahnya juga menjauh darinya. Dian sempat terjerat oleh narkoba dan berkali-kali mencoba bunuh diri, tetapi berkat usaha keras ayahnya, Dian akhirnya berhasil lepas dari ketergantungan narkobanya. Dian kembali ke rumah pantai keluarganya untuk mengenang ibunya di mana ia bertemu dengan Rima (Wulan Guritno), sahabat yang tampaknya sangat memahami dirinya. Dian menyadari terlibat dalam dunia narkoba penuh dengan orang berbahaya.



Keumala 2012



Langit, fotografer, pecinta perjalanan, “pencari” senja. Awalnya ia lari atas kekecewaannya terhadap masa lalunya yang lebih memilih mengabadikan momen anak yang terluka di suatu daerah konflik daripada menolongnya. Pelarian yang justru mengajarkannya banyak. Ia mengadakan pameran foto bertema langit senja di sebuah kapal.
Di kapal itu ia terlibat perdebatan menyebalkan yang mengusik lagi idealismenya. Perdebatan dengan penulis dan pembuat sketsa yang cantik tapi kepala batu, Keumala. Keumala menuduh Langit tak lebih sebagai robot pengeksploitasi perasaan, yang rela mendapatkan momen-momen bagus tanpa meminta izin pada subjek foto. Perdebatan ini justru membuat mereka semakin dekat dan saling memahami. Di kapal juga, mereka berkenalan dengan anak perempuan usil yang cerdas sekaligus optimis menunggu ibu yang belum juga ditemukan pasca tsunami Aceh.
Mereka juga belajar tentang kearifan hidup lewat hikayat-hikayat yang disenandungkan bapak Inong. Keakraban mereka terus terjalin, hingga Keumala pun mengajak Langit untuk tak sekedar berlayar di kapal tapi melanjutkan perjalanan ke Sabang, melanjutkan pencarian tentang senja terindah di nol kilometer Indonesia.
Di Sabang, Keumala justru dibenturkan lagi oleh pertanyaan-pertanyaan tentang cinta. Setelah ia mengetahui ia justru divonis menderita retinitis pigmentosa, sebuah penyakit menurun yang bisa berujung pada kebutaan.



Perahu Kertas



Keenan lulus SMA setelah enam tahun tinggal di Amsterdam bersama neneknya. Keenan memiliki bakat melukis dan tidak punya cita-cita lain selain menjadi pelukis. Perjanjian dengan ayahnya memaksa ia meninggalkan Amsterdam dan kembali ke Indonesia untuk kuliah di sebuah Fakultas Ekonomi, Bandung.
Kugy, cewek unik cenderung eksentrik, juga kuliah di universitas yang sama dengan Keenan. Sejak kecil, Kugy menggilai dongeng, punya taman bacaan, dan senang menulis dongeng. Cita-citanya hanya satu: ingin menjadi juru dongeng. Kugy meneruskan studinya di Fakultas Sastra.
Kugy dan Keenan dipertemukan oleh pasangan Eko dan Noni. Eko adalah sepupu Keenan, sementara Noni adalah sahabat Kugy sejak kecil. Kecuali Noni, mereka semua hijrah dari Jakarta, lalu kuliah di universitas yang sama di Bandung.Mereka berempat bersahabat karib.
Kugy dan Keenan, yang saling mengagumi, saling jatuh cinta tapi tanpa pernah sempat mengungkapkan. Kondisinya tidak memungkinkan. Kugy sudah punya kekasih: Joshua, alias Ojos. Sementara Keenan dicomblangkan oleh Noni dan Eko dengan seorang kurator muda bernama Wanda.
Persahabatan empat sekawan mulai merenggang. Kugy menjadi guru relawan di sekolah darurat bernama Sakola Alit. Di sanalah ia bertemu dengan Pilik, muridnya paling nakal, yang ia taklukkan dengan cara menuliskan dongeng tentang kisah petualangan mereka sendiri, yang diberi judul Jenderal Pilik dan Pasukan Alit. Dongeng ini diberikan kepada Keenan.
Kedekatan Keenan dengan Wanda pun berubah. Impian Keenan kandas. Ia pergi ke Ubud, tinggal di rumah sahabat ibunya, Pak Wayan. Masa-masa bersama keluarga Pak Wayan mulai mengobati luka hati Keenan. Sosok yang paling berpengaruh dalam penyembuhannya adalah Luhde Laksmi, keponakan Pak Wayan. Keenan mulai bisa melukis lagi. Berbekalkan kisah-kisah Jenderal Pilik dan Pasukan Alit yang diberikan Kugy padanya, Keenan menciptakan lukisan serial yang menjadi terkenal dan diburu para kolektor.
Lulus kuliah Kugy langsung bekerja di sebuah biro iklan di Jakarta sebagai copywriter. Di sana, ia bertemu dengan Remigius, atasannya sekaligus sahabat abangnya. Kugy meniti karier dengan cara tak terduga-duga. Pemikirannya yang ajaib dan serba spontan membuat ia melejit menjadi orang yang diperhitungkan di kantor itu. Remi melihat sesuatu yang lain. Ia menyukai Kugy bukan hanya karena ide-idenya, tapi juga semangat dan kualitas unik yang senantiasa terpancar dari Kugy. Dan akhirnya Remi harus mengakui bahwa ia mulai jatuh hati. Ketulusan Remi meluluhkan hati Kugy.
Karena kondisi kesehatan ayahnya yang memburuk, Keenan terpaksa kembali ke Jakarta, menjalankan perusahaan keluarganya karena tidak punya pilihan lain. Pertemuan antara Kugy dan Keenan tidak terelakkan. Bahkan empat sekawan ini bertemu lagi. Semuanya dengan kondisi yang sudah berbeda. Dan kembali hati mereka diuji.